Sabtu, 28 Desember 2019

Hujan Bulan Desember

jangan lagi kau usap
air mata itu dengan secercah harap
karena malam masih panjang
dan hujan masih saja betah
bercumbu mesra dengan tanah
aku tak bisa beranjak
dari hujan bulan desember
yang memisahkan masih
dan memastikan pedih
sampai kita menjadi asing
mengenal diri masing-masing

- Deni Wardana

Minggu, 15 Desember 2019

Rindu

Tak ada rindu yang paling menyiksa.
Selain raungan serigala di kala purnama,
Memanggil rembulan agar membalas rindunya.
Begitu pula denganku,
Karena sungguh;
Rinduku padamu telah melangit tanpa ujung.

- Deni Wardana

Kamis, 12 Desember 2019

Masih

Kita hanyalah kata
Tak ada makna aku dan kamu di dalamnya
Bagiku semua tak ada yang berubah
Selain waktu yang bergerak maju setiap harinya
Masih dengan ingatan yang sama
Tatapan yang sama
Rasa yang sama
Ke-khawatiran yang sama
Hanya satu yang tampak beda;
Kau telah dengannya

Deni Wardana

Selasa, 10 September 2019

Ragu


Tak seperti kebanyakan malam.
Dariku, dengan banyak pengharapan.
Pada sesosok makhluk yang mungkin aku dambakan.
Tiba-tiba kau datang,
Tak lama kau pun menghilang.
Membingungkan, pikirku.
Menyebalkan, batinku.
Kau mundur seakan maju; aku ragu.

- Deni Wardana

Jumat, 30 Agustus 2019

Menetap

Apa yang kau dambakan?
Dari perempuan berwajah murung?
Tersenyumlah sedikit saja,
Bukan ketawa lepasmu,
Melainkan senyummu ketika tersipu malu
Apakah kau setuju?
Jika tidak, akan tetap aku tulis.
Sebuah keinginan,
Tanpa kesepakatan,
Tentang kita di masa mendatang;
"Di-kemudian hari,
Aku ingin kita saling tatap.
Hidup se-atap,
Se-hati menetap".

- Deni Wardana

Rabu, 28 Agustus 2019

Selamat Pagi

Selamat pagi,
Tapi, apakah pagi ini masih perlu ucapan selamat?
Dari rasa patah yang sengaja kau buat.
Bahkan, untuk menjadi baik-baik saja aku harus berpura-pura kuat.
Sekarang aku sadar,
Yang diperlukan pagi bukan ucapan selamat, tapi kata semangat.
Semangat pagi, dariku yang masih teringat.

- Deni Wardana

Selasa, 13 Agustus 2019

Jangan Khawatir

Sekedar kata "hakuna matata", tapi tak kuasa bila semesta yang sengaja memberikan ruang mulai mengganggu jarak dan waktu. Lalu, bagaimana denganku? Yang dihadapkan pada situasi di mana hari-hariku tak lagi kau isi.

- Deni Wardana

Rabu, 29 Mei 2019

Kenang

Dalam angan yang sengaja aku ciptakan,
Aku tenggelam.
Arah jarum jam enggan berhenti.
Sudahlah; dalam kenang kau abadi.

- Deni Wardana

Minggu, 05 Mei 2019

KHAYALAN

Di sela-sela malam ia terkenang
Di atap-atap kamar ia tersenyum mekar
Di puncak harapan ia sempurna
Di batas garis nyata; ia sirna

- Deni Wardana

Minggu, 28 April 2019

Jalan

Jalan yang aku rindukan adalah jalan cerita yang pernah kita ukir
Kita terbiasa melewati jalan raya, kala itu
Tapi, apakah kau masih mengingat jalan setapak yang pernah kita lewati di sela-sela gang perumahan?
Jalan yang dipenuhi oleh polisi tidur,
Atau jalan terabasan saat cuaca mendung yang membuat suasana kita menjadi canggung
Terlalu banyak jalan, terlalu banyak pilihan
Sekarang, satu-satunya jalan yang tersisa hanyalah kenangan

- Deni Wardana

Sabtu, 09 Maret 2019

Jarak

Kita adalah spasi, yang memisahkan kata per-kata dalam kalimat puisi. Apalagi kalau bukan jarak.

- Deni Wardana

KESEMPATAN Kesempatan memang tidak datang dua kali, tapi kesempatan akan selalu datang kepada siapapun yang tidak pernah berhenti untuk menc...